Apa bedanya memperoleh penghasilan sebagai karyawan dengan sebagai pengusaha?

Posted on 2009/12/31. Filed under: Buku, Dijual, Entrepreneurship, VCD/DVD |

The Parable of The Pipeline Burke Hedges

The Parable of The Pipeline Burke Hedges

Perumpamaan Ember & Pipa (Kerja vs Bisnis)
 
Seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi, serta kerasnya persaingan hidup, waktu dan tenaga bagi semua orang adalah taruhan dalam upaya mereka untuk memelihara kelangsungan hidup. Tidak peduli siang atau malam, hujan ataupun tidak mereka bekerja keras untuk mendapatkan uang. Hanya untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup. Namun yang menjadi masalah sekarang adalah:
1. Waktu kita terbatas hanya 24 jam sehari, dan
2. TIDAK SELAMANYA KITA DAPAT BEKERJA

Ada saatnya kita tidak dapat bekerja lagi, apakah itu karena usia tua, sakit, ataupun meninggal. Sangat mungkin terjadi seseorang sudah tidak dapat bekerja lagi, sementara itu kebutuhan biaya hidup masih ada, bahkan cenderung semakin besar.
 
Bagaimana solusi untuk mendapatkan penghasilan yang tidak bergantung pada jumlah jam kerja dan bisa didapatkan secara berkelanjutan?
UBAH PARADIGMA ANDA DALAM MENGHASILKAN INCOME !!!

Bekerja keras tidaklah cukup untuk menjamin semuanya itu, belum lagi kebutuhan hidup yang semakin tinggi dan demi menggapai impian yang begitu besar. Lalu bagaimana Anda bisa mewujudkan impian tanpa dipusingkan oleh semuanya itu? Kuncinya adalah memiliki bisnis/usaha yang tepat!! Yaitu bisnis dengan sistem yang baik, yang bisa bekerja walapun pemiliknya tidak lagi aktif mengelola bisnis tersebut.
 
Paradigma umum orang menghasilkan income adalah “Bekerja untuk mencari uang” dengan mengorbankan waktu dan tenaga untuk bekerja. Apa masalahnya sekarang??!! Tidak selamanya kita terus menerus bekerja karena ada saatnya kita memasuki masa pensiun/tua,PHK, stress, depresi dengan urusan kantor, belum kalo sakit, kemudian harus meluangkan waktu untuk keluarga, belum lagi beban hidup yang semakin berat. Sekarang saatnya anda mengubah paradigma lama itu dengan paradigma sukses. Yaitu bekerja untuk membangun aset produktif, bukan bekerja untuk hanya sekedar mendapatkan uang tunai.
Bekerja mencari uang bisa saja mencapai impian.

Tapi masalahnya BUTUH BERAPA TAHUN ??!, CUKUPKAH GAJI ANDA SEKARANG INI UNTUK MENCAPAI IMPIAN? .

Disini Saya akan mencoba menjelaskan suatu konsep baru yang saat ini sedang menjadi trend di kalangan profesional / karyawan, yaitu: “BEKERJA MEMBANGUN ASET” sebagai gambarannya, saya akan memberikan sebuah cerita dimana cerita ini menunjukkan betapa pentingnya kita membangun sebuah aset.
 
Alkisah ada dua orang bersaudara bernama Pablo dan Bruno. Mereka berdua bekerja sebagai pembawa ember, mengangkut air yang dibutuhkan desa tempat tinggal mereka dengan imbalan sejumlah rupiah per ember. Dalam hal ini mereka tenaga dan waktu mereka untuk mendapatkan uang. Sementara Pablo bekerja, ia berpikir bagaimana mengerjakan tugas tersebut dengan lebih efisien, dengan ide untuk membangun saluran pipa yang dapat mengalirkan air dari sumbernya ke desa.
 
“Bruno, saya punya rencana,” kata Pablo keesokan harinya saat mereka mengambil ember-ember dan berangkat menuju ke sungai.”Daripada kita mondar-mandir membawa-bawa ember hanya untuk mendapatkan beberapa rupiah per hari, kenapa kita tidak sekalian saja membuat sebuah saluran pipa dari sungai ke desa kita”. Bruno menghentikan langkahnya seketika. “Saluran pipa! ide dari mana itu ?!!” seru Bruno.
 
Bruno tidak tertarik dan mentertawakan ide Pablo. Namun, Pablo sangat yakin akan impiannya, dan memutuskan untuk mengerjakan proyek tersebut sendirian. Sementara itu, Bruno hidup dengan nyaman bahkan cenderung mewah karena pekerjaan membawa ember ternyata memberikan penghasilan yang memadai. Bruno dapat membeli rumah, kendaraan, dan keperluan lainnya, serta tak ketinggalan juga mentraktir teman-teman minum di kedai kopi. Pekerjaan Pablo memang berat karena harus bekerja ekstra, yaitu membangun saluran pipa, sementara itu ia masih harus bekerja di siang hari untuk menghidupi keluarganya. Pekerjaannya membangun saluran pipa tidak segera memberikan penghasilan baginya.
 
Dari hari menjadi minggu, dari minggu menjadi bulan bahkan akhirnya hitungan tahun Pablo bekerja siang malam tak kenal lelah membangun saluran pipa.
Mula-mula hanya beberapa meter, kemudian menjadi ratusan meter, hingga akhirnya puluhan kilometer saluran pipa berhasil menghubungkan sumber air ke desanya. Ketika akhirnya pekerjaan itu rampung, seluruh desa menjadi senang karena mendapat pasokan air yang terus-menerus dari saluran pipa tersebut, tak peduli siang atau malam.
 
Seluruh desa tak lagi kuatir pasokan terhenti ketika pembawa ember sedang sakit atau berlibur. Pablo pun mendapat penghargaan atas jasanya, serta penghasilan yang berlimpah, seperti pipa yang mengalirkan air. Sekarang Pablo tak perlu lagi mengangkut air dengan menggunakan ember. Sementara itu, kondisi Bruno semakin memprihatinkan karena tenaganya semakin berkurang dimakan waktu dan punggungnya semakin bongkok menopang beban. Jika tidak bekerja, ia tidak akan mendapatkan penghasilan…
 
JIKA Anda terkejut dengan saduran cerita saya di atas, silahkan anda baca penjelasannya di bawah ini “Siapakah Anda?” Seorang pembawa ember? Ataukah seorang pembuat saluran pipa? Apakah Anda hanya mendapatkan gaji kalau Anda datang ke tempat pekerjaan, seperti Bruno Si Pengangkat ember ? Ataukah Anda termasuk orang yang bekerja dengan konsep membangun aset produktif, seperti Pablo yang membangun saluran pipa? Pablo hanya mengerjakan proyeknya sekali saja kemudian dia dibayar terus menerus. Yang saya maksud bukan pembuat saluran pipa air ledeng, tapi pipa penghasilan !!!
 
Jika anda ingin mendapatkan kisah lengkap Bruno dan Pablo dengan membaca bukunya atau menonton videonya, silakan anda memesan produk buku / VCD sbb :
1. Buku: Parable of The Pipeline, karya Burke Hedges, harga Rp 40.000 (kode: BPOP)
2. VCD: Parable of The Pipeline, harga Rp 36.000 (kode: VPOP)
 
Pesan via SMS, ketik:
Kode_pesanan:jumlah#Nama#Alamat kirim ke 021-92319175
 
Contoh:
Memesan 1 buah buku Parable of The Pipeline, kirim SMS
BPOP:1#Deddy#Jl. Kramat No. 10 Jakpus#  ke 021-92319175

Rumadi Hartawan
E-mail: rumadi@gmail.com YM: rumadi@yahoo.com
CDMA: +62-21-92319175 GSM: +62-812-9044396
Websites:
http://www.facebook.com/rumadi.hartawan
http://www.internetsukses.com/?ref=beranda
http://www.RahasiaWebsitePemula.com/?id=depan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: